Tampilkan postingan dengan label Kelinci. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelinci. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Agustus 2011

Cara Mudah Membuat Pelet Kelinci Sendiri


Pernahkah anda kebingungan disebabkan kelinci anda makin banyak dan harga pelet makin mahal..?? Berikut panduan simpel membuat sendiri pelet untuk kelinci kita.
Saya biasa memakai adonan sbb : Bekatul 35% ; pollar 20%;jagung giling15%;ampas tapioka 15%;kulit kacang 5%;tetes tebu 5%, selebihnya vitamin,garam,arang aktif/norit,kalsium.
Berikut prosesnya :
  1. Aduk dengan alat dan wadah yang bersih bahan diatas di sebuah wadah yang mencukupi (biar merata), menggunakan air hangat secukupnya.
  2. Siapkan tungku dan kukuslah adonan yang telah anda aduk sebelumnya.
  3. Kukus dengan api sedang selama -/+ 30 menit, sampai terlihat perubahan warna yang agak memerah.
  4. Angkat dan cetak dengan blender daging ketika masih hangat.
  5. Oven atau jemur di terik matahari sampai kering.
  6. Siap dihidangkan kepada kelinci kesayangan anda

 *Catatan : Adonan tidak harus berkomposisi persis seperti ini, namun yang terpenting kandungan nutrisi harus tercakup semuanya meski komposisi sedikit berbeda.
Kebenaran disini hanyalah berasal dari studi empiris yang kebenarannya tidaklah mutlak. Kebenaran mutlak hanyalah milik ALLAH Yang Maha Mengetahui. Wallahu a'lam. Semoga bermanfaat.


Proses pengukusan sebelum cetak



Proses cetak adonan
siap hidang




Oleh : Hafsha Rabbit Ngawi / abi Ibraheem
SEMOGA BERMANFAAT

Rabu, 09 Februari 2011

ALASAN MENGAPA KELINCI DIJADIKAN SIMBOL SEX???

Bagi anda orang dewasa mungkin tidak asing jika ditanya apa simbol yang dipakai oleh sebuah majalah khusus dewasa yang beken itu..Ya..jawabnya adalah KELINCI. Pertanyaannya mengapa kelinci, bukan serigala atau harimau..? Ini rahasianya.
Ternyata menurut studi empiris oleh para peternak dan para ahli di bidang kelinci, seekor kelinci jantan sanggup ditempatkan dalam satu koloni kelinci betina yang berisi 20 ekor betina untuk menjadi pejantan tunggal yang tangguh. Dalam mengawini seekor betina, kelinci jantan sanggup kawin dengan kelinci yang sama 7-10 menit setelah orgasm. Jika anda mengawinkan dengan betina yang lain maka kelinci jantan akan langsung kawin 3-5 menit setelah kawin dengan betina sebelumnya.
Sebaliknya kelinci betina yang sedang birahi, ditandai dengan vulva (kemaluan) yang memerah setelah anda mengawinkan dengan pejantan yang satu, jika anda menyodorkan pada pejantan yang lain, si betina juga tetap bersedia, karena dalam proses pengawinan kelinci memang direkomendasikan terjadi kopulasi lebih dari dua kali sampai betina tidak mau kawin lagi. Namun mengawinkan betina dengan berbagai pejantan dalam satu waktu tidak direkomendasikan oleh para ahli dan peternak karena membuat nasab kelinci tidak jelas dan keturunannya jelek kualitasnya. Tentu saja ini dihindari oleh para breeder dan para pelaku pemuliaan bibit kelinci untuk mendapatkan keturunan kelinci yang tergolong murni dan unggul.
Tentu saja manusia adalah manusia, dan binatang tetap binatang. Tidak pantas manusia dibandingkan dengan binatang, apalagi tentang masalah hubungan dengan lawan jenis. Tentu saja manusia tidak pantas berkelakuan seperti binatang dalam masalah sex.

Kelinci jenis REX, pejantan yang tangguh, sanggup kawin lagi  3-5 menit setelah orgasm



Jumat, 21 Januari 2011

PERILAKU INDUK KELINCI KETIKA MELAHIRKAN Bag. 3

Menyambung postingan yang lalu, akan saya beberkan 1 karakter induk kelinci, yaitu induk yang kurang care saat melahirkan. Biasanya si induk tidak berusaha membuat sarang, juga tidak merontokkan bulunya. Ini bisa disebabkan karena indukan yang memang kurang baik, inilah pentingnya selektif memilih bibit. Atau kandang kurang nyaman, mungkin tempatnya kurang aman, banyak pemangsa sehingga dia merasa kurang nyaman. Bisa juga pelayanan kita dalam hal pakan kurang diperhatikan. Bagaimana mengatasinya..?? Kita siapkan saja kotak beranaknya menjelang kelahirannya, boleh kita tambahkan potongan2 kertas, atau koran untuk membuat anak-anaknya tetap hangat. Itulah pentingnya mencatat tanggal perkawinannya, jadi ketika bunting memasuki hari ke 27 atau 28 kita siapkan kotak beranak.
Induk yang seperti ini kadang-kadang juga tak mau menyusui anaknya. Karena tingkahnya seolah-olah dia merasa tidak sedang beranak..Kita harus membuatnya nyaman, sering-seringlah kita elus dengan lembut, beri makan yang berkualitas, terutama hijauan. Sediakan cukup air minum. Bagaimana kita tahu si induk tak mau menyusui anaknya, padahal kebanyakan kelinci beranak pada malam atau dini hari..?? Insyaallah pada postingan berikutnya akan saya uraikan.


Si induk sama sekali tidak merontokkan bulunya, maka bisa kita masukkan kertas ke sarang



Rabu, 05 Januari 2011

Perilaku induk kelinci mempersiapkan kelahiran

Lucu, menggelikan, sekaligus takjub. Itu yang saya rasakan saat mengamati perilaku induk kelinci saat hendak melahirkan. Tak kurang dari 2 jam saya amati si induk karena keingintahuan saya untuk mempelajari perilakunya. Saya akan coba uraikan pengalaman saya dalam mengamati beberapa perilaku induk kelinci ini karena kebetulan kelinci saya sedang akan melahirkan dalam waktu yang relatif bersamaan.
Inilah hasil pengamatan saya :
  •  Induk yang 'keibuan' (eh..keindukan..:D). Si induk akan gelisah, kemudian mengumpulkan sisa-sisa rumput kering, maka anda boleh menambah sobekan-sobekan kertas,letakkan disekitar induk. Nanti dia akan 'menata' sendiri rumput dan kertas-kertas itu ke tempat 'persalinannya'..he..he.. Gak usah kita atur, biar dia sendiri. Induk yang 'keibuan' ini nantinya akan merontokkan bulu-bulunya setelah menata rumput dan kertas yang telah disusun si induk di kota beranak. Sampai tersusun rapi dan rapat, hingga aman dan nyaman untuk si bayi.  Anda bisa lihat sifat keibuannya dibawah ini.
Ciri induk yang 'keibuan'

Bulu yang hangat untuk bunnies


Mengumpulkan hay (rumput kering) untuk menyusun sarang



































(Bersambung)










Sabtu, 01 Januari 2011

Tips Mengawinkan Kelinci

Sebenarnya tidak begitu sulit untuk mengawinkan kelinci. Namun bagi pecinta kelinci untuk kategori pemula pasti akan menimbulkan banyak pertanyaan seperti saya dahulu. Kenapa gak bunting-bunting, bagaimana mengetahui apakah perkawinannya sudah benar dan berhasil, kenapa induk kelinci gak mau kawin dan sebagainya. Akan saya akan coba mengulas tentang mengawinkan kelinci secara sederhana namun berhasil, meskipun hal ini juga sering di bahas pada teman-teman blogger sejenis, namun tak ada salahnya kita ulas lagi untuk menambah khasanah ilmu tentang perkelincian.

Persiapan :
  1. Pastikan induk kelinci dalam keadaan sehat, cukup umur (minimal betina usia 6 bln untuk kelinci bertubuh kecil, lokal, lop dsb, 8 bln untuk kelinci berukuran besar flam, New Zealand dsb dan pejantan usia 7 bln keatas). Ini tidak mutlak, akan tetapi ini sebagai usaha untuk mendapatkan kualitas keturunan yang baik.
  2. Betina harus dalam keadaan birahi. Ini ditandai dengan vulva (kelamin) yang berwarna kemerahan, tidak putih pucat, atau tanda yang lain adalah betina sering berdiri di dinding kandang mengendus-endus kandang, atau betina sering berputar-putar didalam kandang. Ini biasanya juga merupakan tanda bahwa kelinci betina sedang birahi.
  3. Pastikan kelinci yang akan dikawinkan dalam keadaan kenyang dan cukup air. Jadi usahakan 30 menit atau 1 jam sebelum kelinci dikawinkan sebaiknya diberi cukup makan dan minum.
  4. Waktu mengawinkan yang optimal adalah pagi atau menjelang malam karena suhu mendukung; kalau pagi antara jam 5 - 7, kalau malam antara jam 6 - 8 malam.
  5. Pastikan situasi kandang aman dan nyaman, tenang dan tidak banyak gangguan.
Langkah-langkah:
  1.  Bawa dan masukkan kelinci betina ke kandang jantan, jangan dibalik. Kenapa? Dengan dimasukkan ke kandang jantan kelinci betina akan pasrah karena dia dibawah teritorial si jantan. Si jantan akan lebih agresif karena dia merasa berkuasa dikandangnya. Coba anda balik si jantan masukkan ke kandang betina, apa yang terjadi. Perkawinan tidak akan sukses karena si jantan hanya menghabiskan waktu mengendusi kandang betina dulu, sebagai sifat dasarnya jika memasuki area baru. Atau malahan si betina menyerang si jantan dan menggigitnya hingga si jantan kehilangan nafsu..he..he..
  2. Amati terus tanpa mengganggunya. Si kelinci jantan mencumbu sebentar lalu langsung menaiki kelinci betina. Jika kelinci betina memang benar siap kawin, maka betina akan menaikkan ekor dan pinggulnya. Pastikan si jantan berhasil orgasme, ini ditandai badan si kelinci jantan agak berdiri tegak dan kemudian roboh/terkulai kesamping. Biasanya setelah terkulai kelinci jantan menghentak-hentakkan kaki ke lantai kandang.
  3. Pisahkan, masukkan kelinci betina ke kandangnya. Istirahatkan barang 10 menit, beri makan dan minum, kemudian ulang lagi perkawinan seperti diatas beberapa kali hingga kelinci betina tidak mau kawin lagi. Biasanya tanda kelinci betina tidak mau kawin lagi adalah kelinci betina akan bersuara 'nguk-nguk' dan berusaha menghindar, atau berdiri dikandang.
  4. Keluarkan kelinci betina masukkan ke kandangnya, beri makan dengan porsi hijauan lebih banyak dan minum cukup karena anda telah berhasil mengawinkan kelinci anda.
  5. Catat tanggal perkawinan, karena antara 28-35 hari lagi anda akan menerima bayi-bayi kelinci anda yang lucu-lucu.
  6. Selamat mencoba..!!!
Kawin yang benar, si betina akan mengangkat pinggulnya dan terjadi kopulasi beberapa detik hingga jantan terkapar ke samping atau belakang dan menghentakkan kaki kelantai,bisa di ulang beberapa kali dengan selang waktu 10-12 menit

Catatan: Yang saya uraikan ini adalah tips mengawinkan  kelinci yang didomestikasi yaitu kelinci yang kita pelihara dalam kandang.

Minggu, 19 Desember 2010

Kelinci, binatang nan eksotis

Perayaan Agustusan 2010 di alun-alun Ngawi, seperti tahun-tahun sebelumnya selalu ada pasar malam yang selalu menyertai. Semua jenis hiburan, kios-kios yang menyediakan berbagai macam kebutuhan sekunder hingga tersier pun ada disini. Pengunjungnya pun dari berbagai lapisan masyarakat yang ingin membeli berbagai kebutuhan ataupun sekedar jalan atau kongkow-kongkow untuk mencuci mata..
Malam itu anak lelakiku ngajak jalan-jalan seperti keluarga lain, kesana kemari sekadar jalan-jalan dan lihat-lihat. Hingga akhirnya dia menemukan  sesuatu yang sangat menarik perhatiannya. Ya..dia menemukan kios pedagang kelinci hias. Seperti anak kecil lainnya, dia merengek ingin membeli anak kelinci yang sedang lucu-lucunya itu. Bisa ditebak akhirnya pun kami membelinya, 3 ekor. Saat itu kami asal comot aja yang menurut kami menarik tanpa mengetahui seluk-beluk binatang ini sama sekali.
Sesampai dirumah anakku girang bukan kepalang. Lucu, cantik dan menggemaskan memang. Seperti kebiasaan orang yang tidak mengetahui ilmu tentang kelinci akhirnya selalu kami berikan kangkung sebagai menu makannya. Alangkah kagetnya kami, keesokan harinya anakan kelinci itu semua terserang mencret, dan semuanya mati. Anakku sampai menangisinya. Akhirnya kami belikan anakan kelinci lagi, 2 ekor. Dengan mengulangi kesalahan yang sama akhirnya merekapun mati. Ada apa dengan ini? Aku jadi penasaran, dan berawal dari sini aku coba mencari tahu tentang kelinci dan berniat mengembangkannya meski belajar tertatih-tatih. Ya semua karena kecintaan kami pada binatang lucu dan eksotis ini.