Mengenai Saya

Foto Saya
Tempat berbagi, bercerita, saling nasehat seputar kelinci sebagai binatang kesayangan,alam dan lingkungan untuk kemanfaatan bersama..

Sabtu, 01 Januari 2011

Tips Mengawinkan Kelinci

Sebenarnya tidak begitu sulit untuk mengawinkan kelinci. Namun bagi pecinta kelinci untuk kategori pemula pasti akan menimbulkan banyak pertanyaan seperti saya dahulu. Kenapa gak bunting-bunting, bagaimana mengetahui apakah perkawinannya sudah benar dan berhasil, kenapa induk kelinci gak mau kawin dan sebagainya. Akan saya akan coba mengulas tentang mengawinkan kelinci secara sederhana namun berhasil, meskipun hal ini juga sering di bahas pada teman-teman blogger sejenis, namun tak ada salahnya kita ulas lagi untuk menambah khasanah ilmu tentang perkelincian.

Persiapan :
  1. Pastikan induk kelinci dalam keadaan sehat, cukup umur (minimal betina usia 6 bln untuk kelinci bertubuh kecil, lokal, lop dsb, 8 bln untuk kelinci berukuran besar flam, New Zealand dsb dan pejantan usia 7 bln keatas). Ini tidak mutlak, akan tetapi ini sebagai usaha untuk mendapatkan kualitas keturunan yang baik.
  2. Betina harus dalam keadaan birahi. Ini ditandai dengan vulva (kelamin) yang berwarna kemerahan, tidak putih pucat, atau tanda yang lain adalah betina sering berdiri di dinding kandang mengendus-endus kandang, atau betina sering berputar-putar didalam kandang. Ini biasanya juga merupakan tanda bahwa kelinci betina sedang birahi.
  3. Pastikan kelinci yang akan dikawinkan dalam keadaan kenyang dan cukup air. Jadi usahakan 30 menit atau 1 jam sebelum kelinci dikawinkan sebaiknya diberi cukup makan dan minum.
  4. Waktu mengawinkan yang optimal adalah pagi atau menjelang malam karena suhu mendukung; kalau pagi antara jam 5 - 7, kalau malam antara jam 6 - 8 malam.
  5. Pastikan situasi kandang aman dan nyaman, tenang dan tidak banyak gangguan.
Langkah-langkah:
  1.  Bawa dan masukkan kelinci betina ke kandang jantan, jangan dibalik. Kenapa? Dengan dimasukkan ke kandang jantan kelinci betina akan pasrah karena dia dibawah teritorial si jantan. Si jantan akan lebih agresif karena dia merasa berkuasa dikandangnya. Coba anda balik si jantan masukkan ke kandang betina, apa yang terjadi. Perkawinan tidak akan sukses karena si jantan hanya menghabiskan waktu mengendusi kandang betina dulu, sebagai sifat dasarnya jika memasuki area baru. Atau malahan si betina menyerang si jantan dan menggigitnya hingga si jantan kehilangan nafsu..he..he..
  2. Amati terus tanpa mengganggunya. Si kelinci jantan mencumbu sebentar lalu langsung menaiki kelinci betina. Jika kelinci betina memang benar siap kawin, maka betina akan menaikkan ekor dan pinggulnya. Pastikan si jantan berhasil orgasme, ini ditandai badan si kelinci jantan agak berdiri tegak dan kemudian roboh/terkulai kesamping. Biasanya setelah terkulai kelinci jantan menghentak-hentakkan kaki ke lantai kandang.
  3. Pisahkan, masukkan kelinci betina ke kandangnya. Istirahatkan barang 10 menit, beri makan dan minum, kemudian ulang lagi perkawinan seperti diatas beberapa kali hingga kelinci betina tidak mau kawin lagi. Biasanya tanda kelinci betina tidak mau kawin lagi adalah kelinci betina akan bersuara 'nguk-nguk' dan berusaha menghindar, atau berdiri dikandang.
  4. Keluarkan kelinci betina masukkan ke kandangnya, beri makan dengan porsi hijauan lebih banyak dan minum cukup karena anda telah berhasil mengawinkan kelinci anda.
  5. Catat tanggal perkawinan, karena antara 28-35 hari lagi anda akan menerima bayi-bayi kelinci anda yang lucu-lucu.
  6. Selamat mencoba..!!!
Kawin yang benar, si betina akan mengangkat pinggulnya dan terjadi kopulasi beberapa detik hingga jantan terkapar ke samping atau belakang dan menghentakkan kaki kelantai,bisa di ulang beberapa kali dengan selang waktu 10-12 menit

Catatan: Yang saya uraikan ini adalah tips mengawinkan  kelinci yang didomestikasi yaitu kelinci yang kita pelihara dalam kandang.

7 komentar:

  1. kalo yg dbiarkan bebas dikebun gmn cr ngawininnya pak?

    BalasHapus
  2. halo sinta, kelincimu suka kamu lepas dikebun ya..?? pastikan yg kamu lepas yang jantan duluan barang 10 menit sampai dia membuang kotoran sebagai cara dia membatatasi teritorialnya, kalo udah lepasin betinanya,biarkan kawin scr alamiah. Oh ya betina harus dlm keadaan birahi,ditandai dg vulva yg merah ranum/tdk pucat. Kl diluar biarin kawin sampai si betina gak mau kawin lg. Oya lupa, pastikan hny ada 1 pejantan, kl ada beberapa pasti berkealai. Dah gt ja, catat tgl kawinnya, biar kamu bs siapkan kotak beranaknya menjelang melahirkan..thanks.

    BalasHapus
  3. kelinci ane ga mau kawin gan..padahal anak yg pertama dah umur 5 bln...dari lepas sapih sampe skrg blm mau kawin...minta solusinya gan..nuwun.

    BalasHapus
  4. http://hafshakelinci.blogspot.com13 September 2012 12.40

    Mf mas uddien, saya baru bs bales..Apakah indukan anda masih usia produktif? Apakah tidak sedang sakit..?? Kalo produktif, sehat..coba diperbanyak diberi hijauan..air yg cukup, coba dikasih vit B complex dilarutkan ke air minumnya..atau bisa jadi dia tidak selera dg pejantannya...coba dikawinin dg pejantan yg lain..Selamat mencoba, terima kasih

    BalasHapus
  5. assalamu'alaikum
    saya pemula nih pak, baru beli kelinci sepasang tipe new zealand berumur 3 bulan..sebelum memasuki umur ideal untuk d kawinkan, apa sudah harus dipasahkan ni pak sejak umur segitu?????nanti klo sudah masanya umur 8 bukan baru d satukan u/ d kawinkan...mhn penjelasannya pak,terima kasih:-)

    BalasHapus
  6. Wa'alaikumussalam Mas Athan, maaf baru bisa balas.. 3 s/d 5 bln gak usah dipisahin.. Ntar kalau 5 bln lebih dipisah.. Disatukan lagi kalau udah usia kawin.. caranya seperti di postingan saya..kalau udah jelas kawin dipisah lagi sampai lairan.. trims..

    BalasHapus